Berkolaborasi dengan berbagai pihak, itulah yang menjadi salah satu aktivitas SEA Jambi. Karena disadari bahwa semua ide social entreprise tidak akan terlaksana tanpa adanya keterlibatan pihak lain.
Bertempat di Yayasan Sosial Panti Asuhan Al-Yatama, Selasa (24/03) SEA Jambi silaturrahmi dalam rangka memenuhi undangan dari pihak yayasan untuk membicarakan tindak lanjut dari program pembinaan ekonomi kreatif kepada anak asuh yang telah dibicarakan beberapa bulan sebelumnya.
Sebagai yayasan yang langsung berada di bawah naungan Kemensos RI, yayasan ini memilii keistimewaan dibandingkan yayasan-yayasan lainnya. Dengan anak asuh yang berjumlah 50 anak yang terdiri dari berbagai tingkatan usia, SEA Jambi diminta kesedian untuk turut serta berperan aktif dalam membina anak asuh untuk menjalani bisnis ekonomi kreatif. Karena program ini sudah dianggarkan oleh pusat, maka untuk anggaran tidak menjadi kendala sama sekali. Bahkan, anggaran yang dialokasikan bisa dikatakan lebih dari cukup.
Awalnya, Ankso Peduli dan Rengke-rengke sebagai anggota SEA Jambi, mendapatkan jaringan ini lewat jalur inkubator bisnis Universitas Jambi, yang dikenalkan oleh Ibu Fenty (Pemilik Sekolah Alam Al-Fath Jambi) yang juga menjadi salah seorang pendamping dalam program ini. Karena memang, Ankso Peduli dan Rengke-rengke juga menjadi anggota inkubator bisnis tersebut. Jadi, dalam program ini, lebih dikenal sebagai pendamping dari inkubator bisnis Universitas Jambi daripada dari SEA Jambi. Namun itu tak jadi masalah, dalam praktiknya nanti akan tetap diterapkan nilai-nilai social entreprise sambil menularkan semangat bisnis ekonomi kreatif kepada anak asuh.
Program yang akan dimulai awal bulan April hingga akhir tahun 2015 ini, akan memuat beberapa jenis kategori bisnis ekonomi kreatif. Keberadaan Ankso Peduli dan Rengke-rengke dikhususkan untuk bidang digital printing dan anyaman rotan. Selain itu, juga ada bisnis souvenir dan merchandise sulaman, rajutan dan manik-manik. Aktivitas juga akan dibagi menjadi 3 jenjang:
1. Pembekalan teori bisnis ekonomi kreatif.
2. Bimbingan teknis (Bimtek)
3. Praktek
Menjelang dimulainya awal April nanti, penyusunan struktur pendamping, penjelasan tupoksi, dan lain hal sebagainya, masih akan terus digodok hingga nanti bisa berjala sesuai dengan apa yang ditargetkan.
Diharapkan dengan kolaborasi ini, memberikan bekal positif bagi anak asuh dengan meningkatnya kapasitas SDM dalam bidang ekonomi kreatif, sebagai bekal bagi mereka jika sudah dinyatakan lulus dari yayasan ini. Inilah yang menjadi salah satu target bagi SEA Jambi sebagai social entreprise, bisa saling sinergi dengan pihak lain yang memiliki ketersediaan anggaran, sementara SEA Jambi memiliki ide, gagasan dan SDM yang Insya Allah mumpuni untuk membantu program para kolaborator.
Lalu, kamu mau ambil bagian di mana? Relawan kah? Donatur kah? Atau Kolaborator kah? Mari bergerak bersama SEA Jambi, karena di luar sana masih banyak yang menantikan partisipasi kita. Membangun kemandirian masyarakat lewat jalur sosial bisnis. Insya Allah. Aamiin.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar